KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr, Wb
Teriring shalawat, salam serta do’a terlimpah kehadirat Nabi Agung Muhammad SAW serta puji syukur kehadirat ALLAH SWT RAAB semesta alam atas berkat rahmad-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan modul dengan judul “ Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa” untuk kelas XI semester ganjil.
Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan tuntutan masyarakat di era global serta perkembangan IPTEK yang telah membawa perubahan pada aspek kehidupan manusia termasuk aspek ekonomi, maka diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas dalam arti sebagai insan berilmu pengetahuan, berketerampilan, berbudi pekerti luhur, berakhlak mulia, bertanggungjawab dan berupaya mencapai kesejahteraan diri serta memberikan sumbangan terhadap keharmonisan dan kemakmuran keluarga, masyarakat, dan negara.
Akuntansi pada kelas XI difokuskan pada siklus akuntansi perusahaan jasa. Peserta didik dituntut memahami transaksi keuangan perusahaan jasa serta mencatatnya dalam suatu sistem akuntansi untuk disusun dalam laporan keuangan. Pemahaman pencatatan ini berguna untuk memahami manajemen keuangan perusahaan jasa.
Pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Kepala SMA negeri 3 Bangkalan serta para guru selaku motivator yang sifatnya membangun dalam penyusunan modul ini.
2. Semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselesaikannya modul ini.
Harapan yang sangat besar dari penulis terhadap adanya modul ini yaitu dapat membantu terlaksananya kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan baik. Sehingga dapat mencapai tujuan akhir bersama yang ingin mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bangkalan, 24 Januari 2009
Lailatul Munawaroh, S.Pd
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman Sampul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Deskripsi
B. Prasyarat
C. Petunjuk penggunaan modul
D. Tujuan akhir
E. Kompetensi
F. Cek kemampuan
BAB II PEMBELAJARAN
I. MENDESKRIPSIKAN AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Akuntansi sebagai sistem informasi keuangan.
1. Sejarah perkembangan akuntansi
2. Definisi akuntansi
3. Tujuan utama akuntansi.
4. Kualitas informasi akuntansi
5. Proses kegiatan akuntansi
6. Pemakai informasi akuntansi
7. Bidang akuntansi
8. Profesi akuntansi
9. Etika akuntan
II. MENAFSIRKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
1. Tujuan dan fungsi laporan keuangan
2. Konsep pengakuan dan pengukuran.
3. Penggolongan akun dan pengkodean akun.
4. Sumber pencatatan
5. Persamaan akuntansi
III. TAHAP PENCATATAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA
1. Pencatatan transaksi berdasarkan mekanisme debit dan kredit.
2. Mencatat transaksi kedalam jurnal umum.
3. Memposting dari jurnal umum ke Buku besar.
IV. TAHAP PENGIKHTISARAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA.
1. Membuat neraca sisa atau neraca saldo
BAB III PENUTUP
Daftar pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
A. Deskripsi
Dalam modul “ Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa” ini mencakup beberapaa materi yang akhirnya akan bermuara pada penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa.
Setelah menguasai modul ini, diharapkan siswa mampu menganalisis bagaimana siklus akuntansi perusahaan jasa serta mampu menyusun laporan keuangan perusahaan jasa.
Manfaat dalam dunia kerja yang semakin ketat dan persaingan yang sangat besar sekarang ini yaitu akan menunjang Going Concern perusahaan sekaligus karier anda menuju puncak kesuksesan.
B. Prasyarat
Agar dapat mencapai tujuan akhir di atas, maka siswa hendaknya sudah menguasai:
1. Modul memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa.
2. Standart Operating Procedure (SOP) untuk menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan jasa.
3. Prinsip-prinsip akuntansi berlaku umum (PABU).
4. Metode pencatatan dan pelaporan akuntansi
C. Petunjuk penggunaan modul
1. Langkah-langkah belajar yang ditempuh:
a. Bacalah dengan cermat rumusan tujuan akhir dari kegiatan belajar ini memuat kinerja yang diharapkan, kriteria keberhasilan, dan kondisi yang diberikan dalam rangka membentuk kompetensi kerja yang akan dicapai melalui modul ini.
b. Bacalah dengan cermat dan pahami dengan baik daftar pertanyaan pada “cek kemampuan” sebagai pengukur kompetensi yang harus dikuasai dalam modul ini. Lakukan ini pada awal dan akhir mempelajari modul untuk menyakinkan penguasaan kompetensi sebagai pencapaian hasil belajar anda.
c. Diskusikan dengan sesama siswa apa yang telah anda cermati untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang tujuan belajar dan kompetensi yang ingin dicapai dalam modul. Bila masih ragu, tanyakan pada guru sampai paham.
d. Bacalah dengan cermat prasyarat dan istilah-istilah sulit dan penting dalam modul.
e. Bacalah dengan cermat materi setiap kegiatan belajar, rencanakan kegiatan belajar, kerjakan tugasnya, dan jawablah pertanyaan tes. Lakukan kegiatan ini sampai anda tuntas menguasai hasil belajar yang diharapkan.
f. Bila dalam proses memahami materi anda mendapatkan kesulitan, maka diskusikan dengan teman-teman anda atau konsultasikan dengan guru.
g. Anda tidak dibenarkan melanjutkan ke kegiatan belajar berikutnya, bila belum menguasai secara tuntas materi pada kegiatan belajar sebelumnya.
h. Setelah semua modul untuk mencapai satu kompetensi telah tuntans dipelajari maka ajukan uji kompetensi dan sertifikasi.
2. Perlengkapan yang harus dipersiapkan
a. Alat tulis terdiri dari: buku tulis, pensil, bolpoint, penghapus, tipe-x, dan penggaris.
b. Alat hitung terdiri dari: kalkulator, kalkulator HP.
c. Format laporan keuangan
3. Hasil pelatihan
Laporan keuangan perusahaan jasa
4. Peran guru dalam proses pembelajaran
a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar.
b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru serta menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa.
d. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar.
e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan untuk belajar.
f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja atau membantu jika diperlukan.
g. Melaksanakan penilaian.
h. Menjelaskan pada siswa mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pembelajaran selanjutnya.
i. Mencatat pencapaian kemajuan siswa.
D. Tujuan akhir
Siswa mampu menganalisis dan mencatat transaksi-transaksi perusahaan jasa baik ke persamaan akuntansi, ke jurnal umum, posting jurnal umum ke buku besar, menyusun neraca saldo, membuat jurnal penyesuaian dan kertas kerja, menyusun laporan keuangan perusahaan jasa serta membuat laporan penutupan (jurnal penutup, neraca saldo setelah penutupan dan jurnal pembalik). Kemampuan tersebut dapat dilihat dari hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan soal-soal latihan.
E. Kompetensi
Menerapkan tahapan siklus akuntansi perusahaan jasa.
F. Cek kemampuan
Berikan tanda cek (Ë ) apabila siswa telah menguasai beberapa sub kompetensi berikut ini:
| No. | Kompetensi dasar | Ya | Tidak |
| 1. | Dapatkah anda Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi? | | |
| 2. | Dapatkah anda Menafsirkan persamaan akuntansi? | | |
| 3. | Dapatkah anda Mencatat transaksi berdasarkan mekanisme debit kredit? | | |
| 4. | Dapatkah anda Mencatat transaksi atau dokumen ke dalam jurnal umum? | | |
| 5. | Dapatkah anda Melakukan posting dari jurnal umum ke buku besar? | | |
| 6. | Dapatkah anda Membuat neraca sisa? | | |
BAB II
PEMBELAJARAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA
Standar kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa.
Kompetensi dasar meliputi:
5.1. Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi.
5.2. Menafsirkan persamaan akuntansi
5.3. Mencatat transaksi berdasarkan mekanisme debit kredit
5.4. Mencatat transaksi atau dokumen ke dalam jurnal umum.
5.5. Melakukan posting dari jurnal umum ke buku besar.
5.6. Membuat ikhtisar siklus akuntansi perusahaan jasa.
I. MENDESKRIPSIKAN AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI
A. Sejarah perkembangan akuntansi.
Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya “Sistem pembukuan berpasangan (double entry book keeping system)” oleh pedagang Venesia yang merupakan kota dagang terkenal di Italia. Tahun 1494 seorang pemuka agama dan ahli matematika bernama Luca Paciolo menerbitkan buku pelajaran pembukuan berpasangan. Buku itu berjudul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita. Bagian yang berisi pelajaran pembukuan berjudul Tractatus de Computis et Scriptorio.
B. Definisi akuntansi.
Menurut AICPA (American Institute of Certified Public Accountant) adalah seni dari pencatatan, penggolongan, dan peringkasan dengan suatu cara tertentu dan dalam nilai uang terhadap transaksi yang bersifat keuangan.
Sedangkan menurut AAA ( American Accounting Association) adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan penyampaian informasi akuntansi.
C. Tujuan utama akuntansi.
Menyajikan informasi ekonomi (economic information) dalam bentuk laporan keuangan. Akuntansi sering disebut sebagai “Language of Business / Bahasa dalam bisnis”. Hal ini dikarenakan akuntansi memberikan informasi ekonomi/keuangan yang essential melalui laporan keuangan.
D. Kualitas informasi akuntansi.
Informasi akuntansi yang berbentuk laporan keuangan berkualitas jika memenuhi beberapa syarat yaitu:
1) Dapat dipahami (Understandability), mudah untuk segera dipahami oleh pemakai.
2) Relevan (Relevance), mampu mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai.
3) Dapat diandalkan (Reliability), bebas dari kesalahan yang menyesatkan & kesalahan lain.
4) Dapat dibandingkan (Comparability), dapat memperbandingkan laporan keuangan perusahaan antarperiode untuk mengidentifikasi kecenderungan posisi dan kinerja keuangan.
5) Netralitas, informasi diarahkan untuk kebutuhan umum pemakai dan tidak menguntungkan pihak tertentu saja.
E. Proses kegiatan akuntansi
| Pengambil keputusan |
| Aktifitas perusahaan Mengidentifikasi transaksi |
Data-data Informasi
| Pengukuran Dengan cara mencatat data berbagai kegiatan perusahaan |
| Pelaporan Dengan cara membuat laporan keuangan |
| Pengkomunikasian Dengan cara menganalisis dan menginterpretasikan informasi |
F. Pemakai informasi akuntansi serta manfaat bagi mereka
Who use Accounting Information?
1. Pihak Intern (Internal user)
Pihak dalam perusahaan adalah Manager (who plan, organize, & run a business), sedangkan yang dijalankan adalah Manajemen perusahaan. Manfaat untuk melakukan pengendalian (controling), pengkoordinasian (coordination), dan perencanaan (planning).
2. Pihak Ekstern (Eksternal user)
Pihak luar yang berkepentingan dengan perusahaan:
a. Investor / pemilik modal, manfaat untuk menentukan sikap tetap menahan modal atau melepasnya.
b. Kreditor / pemberi pinjaman, manfaat untuk memutuskan pinjaman pada perusahaan dapat diperpanjang atau diperbesar.
c. Customer / pelanggan, manfaat untuk mengevaluasi hubungan usaha atau kerjasama dengan perusahaan.
d. Labor / karyawan, manfaat untuk mengetahui hak-hak yang dapat diperoleh dari perusahaan.
e. Masyarakat umum, manfaat untuk aspek umum dan sosial perusahaan. Misal; pencemaran lingk.
f. Pemerintah, manfaat untuk menentukan aktifitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajak, dan sebagai dasar dalam penyusunan statistik pendapatan nasional.
G. Bidang akuntansi
1. Akuntanis biaya (Cost Accounting)
Bidang akuntansi yang berhubungan dengan penetapan biaya produksi dalam suatu perusahaan manufaktur juga tentang perencanaan dan pengendalian biaya.
2. Akuntansi pemeriksaan (Auditing)
Bidang akuntansi yang berhubungan dengan prinsip, prosedur dan teknik pemeriksaan secara efektif laporan keuangan agar memperoleh kebenaran.
3. Akuntansi perpajakan (Tax Accounting)
Bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan surat pemberitahuan pajak (SPT) dan segala sesuatu mengenai perpajakan.
4. Akuntansi pemerintahan (Government Accounting)
Bidang keuangan negara (public finance) khususnya pada tahapan pelaksanaan anggaran (budget execution) pada semua tingkat unit pemerintahan.
5. Akuntansi anggaran (Budgeting)
Bidang akuntansi yang menyajikan rencana keuangan untuk suatu periode melalui perkiraan dan menyiapkan perbandingan antara operasi yang sebenarnya terjadi dengan rencana operasi yang akan datang.
6. Sistem akuntansi (Accounting System)
Suatu cabang dari akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan dan pelaporan data keuangan yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
7. Akuntansi kemasyarakatan
Bidang baru dalam akuntansi yang bertujuan melakukan pengukuran atas kerugian dan keuntungan kebijakan publik bagi masyarakat.
8. Akuntansi pendidikan
Bidang akuntansi untuk pelaksanakan pengembangan ilmu akuntansi (penelitian, riset, dll) pada waktu tertentu oleh akuntan pendidik (dosen, guru, peneliti)
H. Profesi dalam akuntansi
Akuntan (Accountant) adalah seseorang yang mempunyai keahlian di bidang akuntansi.
Macam profesi dalam akuntansi ada 4 yaitu :
1. Akuntan publik (Eksternal Accountant)
Adalah akuntan yang bekerja sebagai akuntan bebas (independen) dan memberikan jasa pada perusahaan/organisasi lain atas dasar pembayaran tertentu.
Tugasnya meliputi; pemeriksaan laporan keuangan, jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dam jasa penyusunan sistem akuntansi.
2. Akuntan manajemen (Internal Accountant)
Adalah akuntan yang bekerja didalam suatu unit perusahaan atau organisasi.
Tugasnya meliputi; bertanggungjawab atas fungsi akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
3. Akuntan pemerintah (Governmant Accountant)
Adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah.
Tugasnya meliputi; mengelola, memeriksa, mengawasi keuangan dan kekayaan pemerintah.
4. Akuntan pendidik
Adalah akuntan yang bekerja sebagai pengajar atau pendidik di berbagai lembaga pendidikan.
Tugasnya meliputi; mengajar akuntansi dan melakukan penelitian untuk pengembangan ilmu akuntansi.
I. Etika akuntan
Berdasarkan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) etika akuntan sebagai berikut:
a. Independen, integritas dan objektivitas
Independen yaitu bebas dari pengaruh/kendali pihak lain.
Integritas yaitu melakukan semua tugasnya harus dengan rasa tanggungjawab yang tinggi untuk menjaga kepercayaan publik.
Objektivitas yaitu selalu mengungkapkan fakta apa adanya.
b. Berdasarkan standar umum dan prinsip akuntansi yang berlaku umum (PABU).
c. Bertanggungjawab pada klien, pada rekan seprofesi, serta tanggungjawab atas perbuatan&perkataan yang mendiskreditkan (mencemarkan profesi).
II. MENAFSIRKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
A. Tujuan dan fungsi laporan keuangan
Tujuan laporan keuangan yaitu :
a) Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan dan kinerja perusahaan, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah pemakai dalam pengambilan keputusan.
b) Memberi informasi keuangan agar pemakai dapat menaksir potensi perusahaan dalam pengambilan keputusan.
c) Memberi informasi lain sejauh mungkin sehubungan dengan laporan keuangan yang berguna untuk pemakaian laporan keuangan. Berupa ; ketepatan waktu penyelesaian laporan keuangan, menilai prestasi dan pertanggungjawaban keuangan manajemen.
Fungsi laporan keuangan dapat ditinjau dari :
a) Posisi keuangan adalah untuk mengetahui besar harta, utang dan modal pada saat tertentu.
b) Laba/rugi adalah untuk mengetahui besar keuntungan yang diperoleh atau rugi yang diderita pada saat tertentu.
c) Arus kas masuk/keluar adalah untuk mengetahui jumlah uang yang diterima dan uang yang dikeluarkan perusahaan pada saat tertentu.
d) Struktur modal (Equity) adalah untuk mengetahui jumlah modal sendiri/saham dan modal pihak luar yang digunakan dalam aktivitas usaha.
Menurut sumber lain (Internet) fungsi laporan keuangan yaitu :
a) Sebagai alat saringan/filterisasi awal dalam memilih alternatif untuk berinvestasi.
b) Sebagai alat prediksi mengenai kondisi dan kinerja keuangan di masa mendatang.
c) Sebagai proses diagnosis terhadap masalah-masalah manajemen, operasional atau masalah lainnya.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan dan Unsur-Unsur Laporan Keuangan.
Karakteristik Kualitatif
Informasi dalam laporan keuangan akan bermanfaat jika informasi tersebut memenuhi kualitas sebagai berikut :
a) Relevan, informasi relevan untuk keperluan para pengambil keputusan.
b) Dapat dipahami.
c) Dapat diandalkan, informasi harus dapat dipercaya tidak mengandung isi yang menyesatkan, bebas dari error dan bias, serta disajikan secara jujur.
d) Daya banding, informasi dalam laporan keuangan dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya atau antar periode baik antar perusahaana sejenis maupun dengan perusahaan lainnya.
e) Konsisten, jika tetap menerapkan perlakuan akuntansi yang sama terhadap kejadian yang serupa.
Unsur-Unsur Laporan Keuangan
a) Laporan Laba Rugi
Menyajikan pendapatan dan beban perusahaan selama periode tertentu. Dengan cara membandingkan antara jumlah pendapatan dan jumlah beban. Jika pendapatan > beban maka perusahaan mengalami LABA, sebaliknya jika pendapatan < beban maka perusahaan menderita RUGI.
b) Laporan Perubahan Modal
Menyajikan perubahan ekuitas/modal perusahaan selama periode tertentu yang meliputi ekuitas awal, tambahan investasi, saldo laba rugi, dan prive.
c) Neraca
Menyajikan posisi keuangan yang meliputi aktiva, kewajiban dan ekuitas perusahaan selama periode tertentu.
d) Laporan Arus Kas
Menyajikan informasi tentang arus kas masuk (cash in flow) dan arus kas keluar (cash out flow) dari kegiatan operasi, kegiatan investasi dan kegiatan pembiayaan selama periode tertentu.
B. Konsep pengakuan dan pengukuran.
Asumsi Dasar
Struktur akuntansi antara lain dibangun oleh asumsi dasar sebagai berikut :
a) Asas Kesatuan Usaha (Business Entity)= setiap perusahaan dianggap sebagai suatu lembaga yang berdiri sendiri artinya keuangan perusahaan harus terpisah dari keuangan pemilik, keuangan direktur dan keuangan karyawan.
b) Asas Kesinambungan (Going Concern)= perusahaan dianggap akan beroperasi selamanya dan selalu berusaha mempertahankan kelangsungan hidup usahanya.
c) Asas Pengukuran Nilai Uang= semua transaksi usaha, aktiva, kewajiban dan ekuitas yang terdapat dalam perusahaan harus dapat diukur dengan satuan uang tertentu.
d) Asas Periode Akuntansi= periode akuntansi yang biasa digunakan dalam menyusun laporan keuangan yaitu satu tahun.
e) Asas Harga perolehan=
Prinsip-Prinsip
Keterbatasan-Keterbatasan
C. Penggolongan akun dan pengkodean akun.
1. Penggolongan akun dapat dikategorikan menjadi dua yaitu Unsur-unsur neraca dan Laba rugi :
1) Unsur-unsur neraca
| Kelompok akun | Golongan akun | Jenis akun |
| 1. AKTIVA | 1) Aktiva Lancar 2) Investasi jangka panjang 3) Aktiva tetap 4) Aktiva tidak berwujud 5) Aktiva lain-lain | Kas, Surat-surat berharga, Piutang usaha, Wesel tagih, Perlengkapan, Beban dibayar dimuka, Pendapatan ymh diterima, Persediaan barang dagang. Penanaman modal dalam saham Penanaman modal dalam obligasi Penanaman modal dlm bentuk dana Peralatan, kendaaan, mesin, kantor, gedung dan tanah. Hak paten, Hak cipta, Hak merk, Franchise, dan Goodwill. Mesin yang tidak dipakai, Tanah tidak digunakan utk tempat usaha. |
| 2. KEWAJIBAN | 1) Kewajiban jangka pendek 2) Kewajiban jangka panjang | Utang usaha, Wesel bayar, Beban yang masih harus dibayar, Pendapatan diterima dimuka. Utang obligasi, Utang hipotek, Utang wesel jangka panjang. |
| 3. EKUITAS | 1) Modal disetor 2) Agio/Disagio saham 3) Modal penilaian kembali. 4) Modal sumbangan 5) Laba tidak dibagi | Modal laila, Modal Fadil, dll |
2) Unsur-unsur Laba rugi
| Kelompok akun | Golongan akun | Jenis akun |
| 4 PENDAPATAN | 1) Pendapatan usaha 2) Pendapatan diluar usaha | Pendapatan jasa, sewa, bunga, dividen, royalti. Keuntungan dari penjualan aktiva tidak lancar. |
| 5 BEBAN | 1) Beban usaha 2) Beban diluar usaha | Beban gaji, listrik, sewa, asuransi, iklan. Beban bunga, Rugi penjualan aktiva . |
2. Pengkodean akun atau rekening
1) Kode numerik
Adalah cara pengkodean akun dengan menggunakan nomor dari 0-9 atau 1-9.
a. Kode nomor berurutan
Yaitu akun diberi nomor berurutan.
b. Kode kelompok
Yaitu akun dibagi menjadi beberapa kelompok, kelompok dibagi menjadi beberapa golongan, golongan dibagi menjadi beberapa jenis akun.
c. Kode blok
Yaitu sama dengan kode kelompok tapi masing-masing kelompok, golongan dan jenis diberi satu blok nomor kode yang berbeda.
2) Kode desimal
Adalah cara pengkodean akun yang diklasifikasikan menjadi kelompok atau rubrik.
3) Kode mnemonik
Adalah cara pengkodean akun dengan menggunakan huruf.
4) Kode kombinasi huruf dan angka
Adalah cara pengkodean akun dengan menggunakan kombinasi huruf dan angka.
Contoh :
Format akun dan kode akun
| Nama akun | Numerial /Blok | Desimal | Mnemonik | Kombinasi huruf&angka |
| Kas | 111 | 01 | K | AL 01 |
| Piutang usaha | 112 | 02 | PU | AL 02 |
| Perlengkapan | 113 | 03 | Pl | AL 03 |
| Peralatan | 121 | 11 | Pr | AT 01 |
| Kendaraan | 122 | 12 | Kd | AT 02 |
| Utang usaha | 211 | 21 | UU | KL 01 |
| Utang wesel | 212 | 22 | UW | KL 02 |
| Modal Rani | 311 | 31 | Mr | E 01 |
| Modal Raja | 312 | 32 | Mrj | E 02 |
| Prive | 313 | 34 | Pv | E 03 |
| Pendapatan jasa | 411 | 51 | PJ | P 01 |
| Pendapatan bunga | 412 | 52 | PB | P 02 |
| Beban gaji | 511 | 61 | BG | B 01 |
| Beban listrik& telepon | 512 | 62 | BLT | B 02 |
| Beban iklan | 513 | 63 | BI | B 03 |
D. Sumber pencatatan
1. Definisi dan ciri-ciri perusahaan jasa
Perusahaan jasa yaitu perusahaan yang kegiatan utamanya menjual jasa (produk tidak nyata tapi bisa dirasakan manfaatnya) untuk memperoleh laba.
Ciri-ciri: menjual jasa, pendapatan perusahaan jasa berasal dari penjualan jasa.
| Transaksi |
| Pencatatan |
| Pengikhtisaran |
| Pelaporan |
Bagan Siklus Akuntansi
2. Sumber pencatatan
Transaksi keuangan adalah kejadian dalam kegiatan ekonomi yang mempengaruhi kekayaan perusahaan. Transaksi keuangan dibedakan menjadi 2 yaitu:
1) Transaksi intern yaitu transaksi yang terjadi tanpa melibatkan pihak luar perusahaan.
2) Transaksi ekstern yaitu transaksi yang terjadi melibatkan pihak luar perusahaan.
Transaksi ekstern biasanya perlu dibuat Bukti Transaksi, karena menyangkut kegiatan perusahaan yang utama. Seperti pembelian peralatan, pinjaman ke Bank dan penjualan produk ke konsumen. Bukti transaksi ini nantinya akan menjadi Sumber Pencatatan.
3. Bukti Pencatatan
Setiap transaksi keuangan yang terjadi harus disertai bukti transaksi. Fungsinya sebagai dasar dalam mencatat transaksi ke dalam pembukuan perusahaan. Bukti Transaksi sebagai berikut:
1) Kuitansi
Yaitu bukti yang menyatakan bahwa penjual/produsen telah menerima pembayaran/uang.
Contoh :
2) Nota
